Feed on
Tulisan
Komentar

hehehe, rada2 gak penting siy,, cuma sekedar sharing terutama buat sesama pecinta kucing seperti saya n_n

Kucing di deket pusat pertokoankucing dideket tong sampah Guest House Ryuku Univ.

Ada 2 kucing yang saya amati. Kucing pertama ditemui dideket pusat perbelanjaan, nama tempatnya heiwadori. Kucing ini lagi nyantai, mengamati orang yang berlalu lalang berbelanja. Namun ada yang aneh, entah kenapa mata-nya sipit sebelah. Setau saya, kehidupan kucing disini gak keras2 amat, jarang berantem rebutan pacar/makanan. Berarti memang bawaan lahir mungkin. Kucingnya ramah, tapi rada males, udah kenyang kayaknya jadi gak ngemis-ngemis kayak kucing indon. Kucing kedua ditemui dideket tong sampah di Guest House Ryuku Univ. Yang ini lagi asik menikmatik sisa makanan di tong sampah. Kayaknya asik banget dia, soalnya disana bener-bener dibedain secara detail, mana sampah plastik, sampah kertas, sampah daging yang dapat membusuk sehingga si kucing tinggal satronin satu tong aja. Kesimpulannya, kucing-kucing di Okinawa gemuk-gemuk, relatif ramah dan hangat, sedikit males, dan agak egois, mandiri, kebersamaannya kurang.

Apakah angka bunuh diri kucing di Okinawa sama besarnya dengan kasus bunuh diri di Jepang pada umumnya?

Indonesia yang diwakili oleh 2 tim, yaitu Tim Garuda Parahyangan dan Tim Crew berhasil meraih masing-masing juara I dan juara II dalam 11th LSI DESIGN CONTEST IN OKINAWA 2008. Tim Garuda Parahyangan meraih IEICE Communication Society Award sedangkan Tim Crew meraih LSI of the Year for Student dari The Semiconductor Industry Newspaper.

Lomba ini merupakan lomba desain chip tingkat Internasional yang beberapa jurinya berasal dari perusahaan-perusahaan multinasional dan besar dalam industri Elektronika, seperti Sony, Renesas, Synplicity, Xilinx dll. Pada lomba tahun ini bertopik merancang chip untuk melakukan fungsi enkripsi/dekripsi data menggunakan algoritma RSA yang banyak dipakai di Industri IT, baik internet, hand-phone, wireless dan lain sebagainya. Indonesia pun juga mendapat kehormatan bahwa dari 14 juri yang ada, salah satunya dari ITB, yaitu Dr. Sarwono Sutikno, yang pada lomba-lomba sebelumnya memimpin tim-tim dari ITB. Perlu diingat bahwa pada tahun-tahun sebelumnya, tim dari Indonesia juga berhasil meraih berbagai penghargaan pada ajang bergengsi ini. Tim-tim yang pernah mengharumkan nama Indonesia antara lain Tim Arjuna, Tim Larasati serta Tim VR46 yang berlaga di ajang yang sama 1 tahun yang lalu.

Pada ajang ini, Tim Garuda Parahyangan mengajukan desain berjudul RSA Enchiper Hardware Design Using Interleaved Algorithm with Dynamic Masking sedangkan Tim Crew mengajukan desain berjudul RSA Hardware Implementation Based on Pipeline Architecture of Montgomery’s Algorithm. Kedua tim dibimbing oleh Dr.Trio Adiono melalui kuliah Desain Sistem VLSI di STEI ITB.

Keberhasilan kedua tim untuk berlaga di Okinawa juga tidak lepas dari dukungan oleh berberapa pihak, baik itu perusahaan nasional ataupun pribadi, yaitu PT. Indosat, Bapak Bambang Sutedjo (PT.Hariff Daya Tunggal Engineering), Bapak Brata Taruna, PT. Graha Sarana Duta, PPI Okinawa, Alumni ITB, IOM ITB, dan berbagai pihak lainnya.

Foto kedua tim:

Dua tim yang berlaga dalam LSI Design in Okinawa 2008

Pemberian penghargaan untuk Juara I dan Juara II, diwakili oleh Dr. Trio Adiono sebagai pembimbing kedua tim:

award2.jpgaward.jpg

Tim Indonesia masuk koran harian Jepang:

Tim Indonesia masuk koran harian Jepang

6 orang peserta dari Indonesia dan Profesor dari Ryuku Univ., Tomohisa Wada:

Foto kedua tim bersama Tomohisa Wada

Hmm, di postingan kali ini saya coba menajabarkan istilah/istilah atau sebutan untuk beberapa kegiatan dalam meng-oprek atau kadang disebut tuning handset Siemens Mobile(bukan Benq-Siemens ya).

Sebelumnya kita perlu mengelompokan handset-handset keluaran Siemens Mobile menjadi beberapa keluarga/platform, yaitu:

  • Keluarga <x45: (saya gak hafal dan gak pernah ngoprek untuk keluarga dibawah x45 )
  • Keluarga x45: misal ME45, S45, SL45i, C45
  • Keluarga x55: misal M55, C55, A55
  • Keluarga x65: misal C65, CX65, M65, S65, SL65
  • Keluarga x75(platform SGoldLite): misal C75, CX75 M75, ME75
  • Keluarga x75(platform NewSGold): misal S75, SL75, M81
  • Keluarga x85(sebutan gak resmi): misal E71
  • Keluarga Qualcomm/3G: misal SXG75, M7/S7

Berbeda keluarga, berbeda platform, akan berbeda pada beberapa proses tuningnya. Perbedaan tersebut bisa karena perbedaan arsitektur/cara kerja software(BootCore/OS) atau memang karena perbedaan mendasar pada arsitektur hardware. Beberapa kategori proses tuning yang dilakukan terdiri atas:

  1. Hardware Modification: Kalo ini mah semua merek dan jenis handset bisa selama tau betul seluk beluk hardware dari HP yang bersangkutan, Semisal dari kategori ini yaitu bagaimana ngakalin jack audio dari HP supaya bisa di-Plug ke headphone dengan jack 3.5mm. Contoh lain misalnya bagaimna ganti speaker internal HP dengan speaker lain yang lebih bagus kualitasnya. Ganti casing juga udah termasuk modif
  2. Upgrade Firmware: Kalo proses yang satu ini, gak semua merek handset bisa. Siemens Mobile adalah salah satu yang mendukung update firmware pada produknya. Mungkin ini tidak terlepas dari fakta akan banyaknya bug pada OS produk-produk Siemens pada keluaran awal.
  3. Patching: Proses ini merupakan suatu langkah awal modifikasi lebih lanjut terhadap software HP siemens kita tercinta. Proses ini memodifikasi isi flash memori dimana tersimpan code asli dari firmware HP kita. Untuk melakukan ini, tentunya tidak dapat dilakukan pada level OS/firmware. Jadi, yang harus dilakukan adalah menggantikan OS/firmware untuk sementara dengan suatu kode loader atau OS boong2an menggunakan suatu program utility. Nah, OS boongan inilah yang akan melakukan read/write terhadap flash memory sehingga kita dapat memanipulasi isi firmware.
  4. System-Behave Modification: Sebagai tindak lanjut dari aktivitas patching, modifikasi ini mengubah perilaku firmware HP kita sesuai dengan yang diinginkan. Misalnya, pada proses key lock/unlock tidak lagi menampilkan pesan seperti “keypad locked!”, atau ketika mendengarkan musik, tidak ada lagi yang disebut ASP(Acoustic Shock Protection, volume suara selalu kecil dulu baru normal) sehingga musik diputer apa adannya.
  5. Overclock/Tweak: Mirip-mirip dengan modifikasi sebelumnya, modifikasi ini dapat memaksimalkan kecepatan prosesor(tidak semua mendukung) namun resikonnya membuat HP jadi boros. Modifikasi lain misalnya mematikan aktifitas-aktifitas logging yang biasa dilakukan HP dan umumnya tidak kita perlukan, sehingga HP jadi terasa lebih cepat.
  6. Graphics Customization: Kalo modifikasi ini, isi flash memory yang menyimpan resource berupa gambar kita otak-atik. Misalnya, gambar logo GPRS kita ganti dengan icon Networking yang ada pada windows XP/Vista.
  7. Master Patch/Dispatch: Merupakan suatu terobosan yang dilakukan patcher siemens, dimana dengan Patch ini, kita dapat melakukan patch-patch lain secara on the fly, yaitu saat HP dalam keadaan menyala, mode normal. Oleh karena itu disebut sebagai Master Patch, ibu dari segala patch-patch on the fly. Dengan terobosan ini, modifikasi-modifikasi yang low-level dapat dilakukan seakan-akan merupakan konfigurasi tambahan dari OS siemens sendiri.
  8. Elf Loader: Ini juga merupakan terobosan yang sangat dibangga-banggakan para opreker siemens. Dengan patch ini, HP siemens kita dapat mengeksekusi file berekstensi .ELF, singkat kata .ELF ini merupakan .EXE-nya HP siemens yang sudah dilengkapi dengan ELF Loader. Program-program ELF untuk HP siemens banyak beredar, diantarannya di website www.siemensmania.cz.

Sekian dulu deh tulisannya, pembahasan detailnya akan menyusul pada tulisan-tulisan selanjutnya ;)

Setelah berpuluh-puluh tahun kereta api legendaris milik kota kembang ini beropesasi, akhirnya kereta api ini mau juga ‘mampir’ dulu ke stasiun bekasi. Sebelumnya mah, bablas wae, gak pernah ngerem kalo lewat bekasi.

Sepertinya ini merupakan imbas dari menurunnya jumlah penumpang KA rute Jakarta-Bekasi. Maklum, bis-bis sekarang jauh lebih cepat(ada si cipul). Sebelumnya, PT. KAI telah menurunkan semua tarif kereta api untuk rute Jakarta-Bandung untuk hari senin-jumat. Semuanya rata-rata turun 15.000 IDR. Namun, kini tarif diskon tersebut seperti sudah menjadi tarif permanen, karena kini diskon hampir berlaku setiap hari, kecuali hari besar.

Strategi terakhir PT. KAI adalah menambah titik stasiun dimana kereta dapat berhenti. Salah satu contoh seperti kereta Parahyangan ini. Menurut saya langkah ini sangatlah tepat, mengingat tidak sedikit penduduk bekasi yang sering pulang-pergi ke bandung seperti saya ;) Jika dulu mereka harus berpikir ulang untuk naik KA kebandung karena harus ke Jatinegara dan Gambir yang jauh itu, sekarang KA Parahyangan datang dan berangkat di Stasiun Bekasi. Berikut Jadwal kedatangan dan keberangkatannya:

Bekasi-Bandung

  1. Berangkat Bekasi: 5.44 Datang Bandung: 8.40

Bandung-Bekasi

  1. Berangkat Bandung: 13.00 Datang Bekasi: 16.00
  2. Berangkat Bandung: 17.15 Datang Bekasi: 20.00

Ketika pulang ke Jakarta, saya selalu memprioritaskan untuk naek kereta-api. Maklum, saya termasuk orang yang hobi dengan dunia per-kereta-api-an. Sekali waktu saya merogoh kocek sedikit lebih dalam untuk naek Argo Gede(biasanya naek Parahyangan aja).

Didalam perjalanan, saya sangat menikmati indahnya pemandangan diluar(ditunjang dengan jendela yang lebar, jadi kita bisa leluasa melihat) plus sistem peredaman suara yang sangat bagus dari gerbong KA Argo Gede ini. Satu lagi yang saya salut, rangkaian KA Argo Gede ini ditarik oleh 2 lokomotif sekaligus! Mungkin, memang KA Argo Gede ini biasa ditarik oleh lokomotif yang paling powerfull sehingga ketika yang tersedia hanya lokomotif biasa, maka kedua-duanya akan digunakan demi tercapainya target waktu yang lebih cepat dari KA yang lain.

Tapi bukan itu aja yang mau saya ceritakan, saya ingin mencicipi koneksi EDGE dari operator IM3 menggunakan HP Siemens S75 saya dan sebuah laptop. Koneksi antara laptop ke HP sendiri menggunakan Bluetooth(untuk urusan konektivitas memang Siemens jagonya). Yang saya salut dari IM3 adalah tarif internetnya yang sangat-sangat murah, cukup 1 IDR/KB. Jadi berapa kilo anda mendownload, itulah rupiah yang dikeluarkan.

Walaupun KA berjalan sangat kencang(mulai stasiun Purwakarta sampai Jatinegara), koneksi tetap berjalan lancar tanpa putus, browsing juga nyaman-nyaman aja karena guncangan, akselerasi, dan pengereman kereta api sangatlah mulus.

img020.jpg img0211.jpg img022.jpg img025_01.jpg img023.jpg img024.jpg

siemens mobiles

Buat temen-temen saya kenal sama saya, mungkin tahu, gimana saya cinta mati sama ponsel-ponsel keluaran siemens. Udah gitu, 5% dari waktu hidup saya digunain buat ngoprek niy ponsel.

Ok, ada 3 alasan utama mengapa saya fanatik terhadap ponsel-ponsel siemens:

1. Bukan ponsel pasaran(dalam radius 1 km, mungkin cuma ada 3-10 orang yang make HP siemens)*

2. Fitur kompleks(bukan komplit), HP siemens terkenal dengan pemakaiaannya yang kata orang tidak semudah HP lainya. Padahal, disitulah ditemukan banyak kegunaan-kegunaan HP diluar nelpon dan sms doang. User Interface dan Pemakaiannya sangat logis seperti pengoperasian komputer.

3. HP Siemens dapat di-oprek, mengalahkan merek HP apapun didunia. Dengan hanya bermodalkan kabel data, kita dapat mengakses seluruh memory HP(Memory Code+Memory File System). Oleh karena itu kita dapat memodifikasi Software OS HP siemens tersebut. Karena alasan ini pula, kita dapat mereparasi HP siemens kita sendiri dalam skala kerusakan software.

 Siemens Mobile bukanlah “teknologi yang mengerti anda”, tetapi “buat anda yang mengerti teknologi”

*) Penerawangan pribadi, tidak pernah dibuktikan

Hello world!

Hello..hello..

hello world..

weh, jalan..

sip..